Hiduplah Untuk Mencintai dan Mencintailah Untuk Tetap Hidup

Perjuangan adalah sesuatu yang kita butuhkan dalam hidup ini. Jika Tuhan memperbolehkan kita melewati hidup ini tanpa cobaan, hal itu justru akan membuat kita lemah. Kita tidak akan sekuat seperti yang kita harapkan dan tidak akan pernah menjadi elang yang terbang bebas membumbung dan menentang cobaan. Kesulitan yang akan kita temui hanyalah 1 dari sekian banyak cara Tuhan untuk membantu kita memperbaiki diri dengan belajar dari kesalahan...

Cinta itu menyembuhkan manusia baik yang memberi maupun yang menerima.. Karena mencintai adalah meletakkan kebahagiaan kita di dalam kebahagiaan orang-orang yang mencintai kita.. Kegembiraan sejati tidak berasal dari kemudaha yang menyertai kekayaan atau dari pujian-pujian, tetapi berasal dari melakukan sesuatu yang berguna...

Bila kita benar-benar sadar dan mengerti bahwa waktu kita di dunia terbatas, dan bahwa kita tidak punya cara untuk mengetahui kapan waktu kita habis, kita akan menghayati setiap hari dalam hidup kita seolah kita hanya hidup untuk hari itu saja..

Kamis, 14 Februari 2013

UNTOLD STORY 6 (Mari Bicara Cinta)

"Hati yang melihat baiknya, yang meyakini haknya untuk berbahagia, akan mampu melihat anugerah di balik kesulitan"

Dear Readers...
Lama rasanya saya tidak menulis di blog. Yaa, sebulan lebih rupanya. Sebulan yang lalu saya memutuskan untuk pulang ke kampung halaman saya di Timika. Selain karena sudah lama saya tidak pulang dan merindukan babhe saya, mama aa' juga sakit dan entah kenapa saya merasa saya harus pulang untuk menemani beliau. Mama aa' sudah seperti mamakhe untuk saya. Wanita hebat yang dihadiahkan untuk babhe dan almarhum bapak. Dari beliau-beliau itu saya belajar banyak hal. Tentang kehidupan, tentang kesetiaan mendampingi suami mereka dari awal kehidupan rumah tangga yang biasa saja hingga bisa sehebat sekarang, belajar memasak, meski baru dari mamakhe dan belum dengan mama aa' karena tidak sempat yang akhirnya itu membuat saya begitu sedih. Saya belajar banyak hal, dan mereka juga tidak sungkan belajar dari saya, bertukar pikiran tentang dunia yang semakin modern.

"Sometimes, we have to stop analyzing the past, stop planning the future, stop figuring out precisely how we feel, and just see what happens..."

Rencana awal kepulangan saya hanya akan makan waktu 2 minggu karena tidak enak meninggalkan kantor begitu lama. Tetapi entah kenapa saya merasa ini sudah waktunya saya tinggal - dengannya- dan itu membuat saya berat untuk pulang kembali ke jogja. Hampir setiap hari saya datang ke Rumah Sakit tempat dimana mama aa' dirawat, dan meski tidak ikut menginap, aa' bilang its ok you can made it to get here everyday. Perkembangan kesehatan mama aa' semakin bagus dan mama aa' terus menerus minta untuk pulang, selain karena kata dokter tidak baik berlama-lama di Rumah Sakit yang notabene sarang penyakit, kondisi mama aa' juga sudah memungkinkan untuk dirawat di rumah saja. Namun sebelum pulang, dokter meyarankan untuk transfusi darah. Terungkaplah sebuah bukti dari sebuah fitnah yang selama ini diucapkan oleh orang-orang. Ingatkah sahabat, saya pernah cerita kalau mantan kekasih aa' berinisial "M" yang sudah bersuami mengatakan kepada saya bahwa aa' dan dia sudah memiliki seorang anak yang ketika anaknya sakit dia menghubungi saya untuk bilang kepada aa' dia butuh golongan darah A yang dikiranya sama dengan golongan darah aa'..?? Terbukti bahwa aa' bukan golongan darah A tetapi B yang sama dengan mama aa'. And as a lawyer, I can say that the truth is always win no matter when the truth will reveal. :)

Saat mama aa' dirawat dirumah pun beberapa kali saya datang menemani meski tidak bisa lama, tapi saya tahu mama aa' tahu saya datang dan duduk disamping tempat tidur beliau. Bercanda dengan kak anty dan anak-anaknya, dan juga (hmmmm tidak usah disebutkan atau diceritakan semuanya nanti akan terkesan saya ini pamer atau melakukan kebaikan tidak ikhlas). Cukup orang-orang dirumah aa' saja yang tahu seperti apa saya kemarin itu.

Saya dan aa' tidak memiliki waktu spesial jika anda berpikir karena sudah bertemu maka aa' dan saya akan sering menghabiskan waktu berdua. Yaa, saya dan aa' memang menghabiskan waktu kami berdua tapi bersama mama aa'. Dan saya rasa itu jauh lebih romantis daripada jalan berdua menghabiskan bensin di kota yang minim sarana hiburan dan jalannya hanya seputar situ-situ saja.

"People fall in love by smiling at each other, but people stay in love by laughing with each other"
So here we are...
Saw him taking care of almost everything. His pregnant sister, his niece and his mom of course, make me believe he's the one. He's the one who will taking care of my life. And of course when the time is coming, all we need is just to love each other like no one before. Try to understand him and comparing to what people say about him. Yaa, he maybe need a little anger management but people doesn't know what was he going through.

I don't wanna talk about how sad he is when his mom passed away but one thing I make you sure of is that he loves his mother like no other can compare even his father. He admiring his mom, taking care his mom until his mom say good bye. And after 3 years I've been with him, for the first time I saw him crying like a girl. Make me believe that how stubborn you are, how selfish you are or how careless you are, when your beloved one gone, its enough to break your heart or make your world crushed.

"Love is strong yet delicate. It can be broken. To truly love is to understand this. And to be in love is to respect this."

Banyak kisah cinta yang begitu digambarkan sempurna. Bukan tanpa alasan, tapi cinta sejati itu memang ada. Dan cinta sejati itu hanya akan ada jika kita membuatnya sejati. Tidak perlu jauh-jauh mencari. Lihat saja orang tua kita yang bisa dengan mudah berkomunikasi tanpa mengucap sepatah kata pun. Atau ketika mereka menceritakan perjuangan hidup mereka sebelum sampai pada titik kehidupan yang sekarang.

I wish I can have my own true love. That endless and stay alive. Dan ini yang sedang kami perjuangkan. Membuat semuanya menjadi lebih baik dan lebih indah. Saya memang seorang hopeless romantic yang bermimpi memiliki kehidupan yang indah. Tapi hey, bukankah pada akhirnya hidup kita memang harus bahagia?

Saat ini saya memang tidak berhak menuntut apa-apa. Biarlah Allah yang menjadi sutradara dari sebuah cerita yang saya tahu akan berakhir baik. Semua yang kami lakukan kami niatkan untuk ibadah, kebaikan dan tentunya berharap we have our happy ending story.

"Love will find the way no matter how hard people will put you down. Cos when you love someone and you believe he's the one, then you'll take every risk, you don't think twice and you can still love him even you hate him"

Saya juga sempat merasakan khawatirnya seorang ibu ketika melihat ka anty begitu tak kuasa melihat bayi kecilnya di ruang perawatan. Yepp, ponakan kecil saya yang cantik itu terkena infeksi paru-paru. Satu lagi cinta yang memukau saya dan membuat saya semakin bersyukur terlahir sebagai seorang perempuan. Inilah mengapa dikatakan surga itu di bawah telapak kaki ibu. Saya memang belum punya bayi. Tapi entah saya yang suka panik atau memang sindrom khawatir itu menular, tetapi saya bisa merasakan jantung saya seperti ingin terlepas keluar ketika mendapat kabar ponakan kecil saya itu masuk ICU. But everything is fine now. She's ok and health. :)

Sepertinya dan saya yakin jika membicarakan cinta, tidak akan ada habisnya. So, live you lovely day, say the love word to your beloved one, stay in love, cos all we need is love. And for your notes, I didn't celebrated valentine's day, but I do love everyday.

Karena cinta itu berbicara dengan bahasanya, entah cinta seorang ibu pada anak, cinta seorang anak pada orang tuanya, cinta suami kepada istri, cinta kepada sahabat, cinta kepada saudara, cinta kepada my burgundy grand livina ;p , atau kecintaan kita pada orang-orang yang telah membantu kita melewati kesulitan dalam hidup. Cinta adalah bahasa universal. Dia akan selalu kembali dalam sebaik-baik bentuk dan cara kita mencintai.

"Love can be so easy.. But sometimes its getting hard.. Don't worry, that's a clue that we're growing up to take the love to the next and better level..."


P.S : The person who loves maybe gone but their love is never gone. Innalillahi wa innaillahi rojiun, I lost my mom in law to be, lost my cooking mentor, lost my psychiatrist who always encourage me to keep patience and sincere to her beloved son, my prince charming.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar