Hiduplah Untuk Mencintai dan Mencintailah Untuk Tetap Hidup

Perjuangan adalah sesuatu yang kita butuhkan dalam hidup ini. Jika Tuhan memperbolehkan kita melewati hidup ini tanpa cobaan, hal itu justru akan membuat kita lemah. Kita tidak akan sekuat seperti yang kita harapkan dan tidak akan pernah menjadi elang yang terbang bebas membumbung dan menentang cobaan. Kesulitan yang akan kita temui hanyalah 1 dari sekian banyak cara Tuhan untuk membantu kita memperbaiki diri dengan belajar dari kesalahan...

Cinta itu menyembuhkan manusia baik yang memberi maupun yang menerima.. Karena mencintai adalah meletakkan kebahagiaan kita di dalam kebahagiaan orang-orang yang mencintai kita.. Kegembiraan sejati tidak berasal dari kemudaha yang menyertai kekayaan atau dari pujian-pujian, tetapi berasal dari melakukan sesuatu yang berguna...

Bila kita benar-benar sadar dan mengerti bahwa waktu kita di dunia terbatas, dan bahwa kita tidak punya cara untuk mengetahui kapan waktu kita habis, kita akan menghayati setiap hari dalam hidup kita seolah kita hanya hidup untuk hari itu saja..

Kamis, 27 September 2012

Journey To The Center of Your Heart

"To be capable of steady friendship or lasting love, are the two greatest proofs, not only of goodness of heart, but of strength of mind."

Waktu dan durasi memang tidak menjamin bertahannya sebuah hubungan, namun apa yang terjadi sepanjang durasi itu. Entah itu hubungan cinta ataukah persahabatan. Dan kebanyakan orang akan menyayangkan durasi kebersamaan yang begitu lama tapi kemudian putus atau berhenti di tengah jalan. Yang sering terlupa adalah bahwa tidak semua hal yang awalnya begitu indah tidak memiliki masalah yang akhirnya mengakibatkan semua yang indah itu menjadi biasa saja. (curhaaattt hahaa)

Seperti yang selalu saya tulis bahwa cinta itu menyembuhkan, baik yang memberi maupun yang menerima, saya punya keyakinan sendiri (walau mendapat dukungan dari teteh paling cantik teh devi) bahwa setiap orang punya hak untuk berbahagia, dan caranya pun memang disesuaikan dengan yang mau berbahagia. Karena kita berhak punya kriteria dan batasan tertentu untuk menentukkan apakah kita bahagia ataukah tidak. Dan yang terpenting adalah kita sudah membuat diri kita pantas untuk berbahagia. Karena tidak mungkin kan kita ingin bahagia tapi tidak pernah membahagiakan orang lain? So,, sudah pantaskah kita berbahagia? (tanya kenapa ^_^)


"Cinta itu soal jiwa, bukan soal penampilan luar yang hanya sementara. Cinta itu penuh hormat dalam kelembutannya. Cinta tidak memudar jika ketertarikannya tidak memudar".

I tried my best to keep all the beautiful thing in my love life. Keep falling in love with him every single day I woke up. And even I must said sorry for a thing I didn't think that's a mistake. I tried to make everything perfect until I realize that this is too far or too big to me to handled. So, I decide to stop being someone else and try to make everyone see me as I am. I stopped that train we called relationship that didn't mean I stop loving you but for sure I'm stop hurting your heart and mine too  caught in the relationship where we don't even know where to go. (halaaahh apa sih ini??)

Saya pernah membaca sebuah buku oleh pujangga cinta terkenal, bahwa cinta tidak dibangun oleh panjangnya waktu perkenalan, tapi oleh kesesuaian jiwa. Jika dua jiwa tidak sesuai bagi satu sama lain, tidak ada jumlah waktu yang cukup untuk menjadikan mereka belahan jiwa. Tapi jika jiwa mereka sesuai, bahkan sebelum mereka bertemu pun mereka sudah belahan jiwa bagi satu sama lain hanya saja belum dipertemukan oleh Tuhan.

Banyak kisah dan cerita cinta yang luar biasa yang berakhir bahagia dan ada juga yang berakhir tragis. Tapi bagi saya, the greatest love story adalah cerita cinta orang tua saya. Babhe dan Mamakhe sudah 25 tahun menikah dan masih tetap disini untuk berbagi kehidupan. Babhe yang punya sifat humoris di usia yang ke-49 saat ini masih bisa membuat mama tersipu malu atau istilah kerenya sekarang digombalin. Hahahaaa. Itu memang sifat babhe saya. Dan mama meski tidak terlalu humoris, mampu mengimbangi gombalan itu. Kalau 10 tahun lalu saya berfikir bunga, coklat, candle light dinner adalah hal paling romantis, maka sekarang hal paling romantis untuk sebuah kehidupan yang penuh cinta itu adalah saat babhe sama mamakhe duduk berdua minum teh di ruang tamu sambil cerita-cerita nostalgia dan bersyukur untuk hari ini. (nguping sayaah ^_^ ) Karena sebuah keluarga yang baik, dimulai dengan cinta, tumbuh dengan kelemah lembutan dan dirawat dengan kasih sayang yang tanpa pamrih. Dan itu menjadi pengalaman dan pelajaran tersendiri bagi saya. Yang juga menjadi impian saya untuk bisa jatuh cinta pada orang yang tepat. Bukan menurut saya tapi menurut Allah. (ini pesan babhe saya) :)

"Dalam sekejap mata, kuperdengarkan kisah cinta pertamaku. Aku mulai mengharapkan dan menanti-nantikanmu. Aku tak menyadari betapa butanya cintaku padamu. Kisah cinta tak berakhir tanpa tujuan, karena saat mencintaimu, aku telah sampai ke tujuanku."

Cinta berbicara dengan bahasanya. Dan memang hanya orang-orang yang paham tentang cinta saja yang akan mengerti. Cinta memang punya definisi berbeda bagi setiap orang. Bagi saya cinta adalah melihat mama yang masih tetap bisa tersipu salah tingkah karena babhe saya, candaan adik-adik saya, dan ejekan lucu sahabat saya. Karena cinta bukan hanya sekedar perasaan dan kebutuhan yang timbul dengan lawan jenis tetapi juga tentang kepatuhan, kesetiaan, dan kekuatan untuk saling mendukung. Bukan juga tentang kerinduan yang menyiksa dan air mata kepedihan, tapi tentang kejujuran dan kepentingan kebahagiaan bersama yang diutamakan.

Dan biarlah perjalananku menuju hatimu membuatku semakin yakin bahwa semua yang terjadi dalam kehidupan ini sudah tersimpan di mega-server lauhul mahfuz dan menunggu saat yang tepat untuk dipertemukan. Seperti kisah cinta Fatimah az-zahra dan Sayyidina Ali bin Abi Thalib, yang dengan sabar menunggu dan berusaha mendapatkan cinta. :)


"Semua yang ada dalam kehidupan adalah tentang cinta. Matahari yang cinta pada bumi sehingga selalu menghangatkannya, embun yang cinta pada pagi sehingga selalu hadir sebelum matahari membuatnya sirna, dan bunga yang cinta pada lebah yang dengan ikhlas memberikan nectar untuk kemudian diubahnya menjadi madu. Semua yang hidup pasti akan mencinta dan dicinta. Karena Allah menciptakan manusia karena kecintaan-Nya."


Minggu, 02 September 2012

Best Friend Matters

"Sahabat sejati itu adalah mereka yang sanggup berada disisimu ketika kamu memerlukan sandaran, walaupun saat itu mereka lebih bisa berada di tempat lain yang lebih menyenangkan"

Dear beloved readers,
Its September again. How fast time flows. We meet again on the brightest month in a year (they said). Sebenarnya saya bingung mau menulis apa? Karena jujur saja saat ini saya sedang tidak ada ide untuk bisa dibagi. Tapi beberapa hari terakhir saya menghabiskan hari bersama sahabat saya (you know who lah). And whatever they look or see or said about me and my best friend, bukan sebuah ancaman besar untuk saya karena bagi saya ini kehidupan saya, dan pendapat-pendapat negatif tentang saya dan sahabat saya itu adalah pelengkap kisah kami yang pada akhirnya justru semakin mengukuhkan bahwa sahabat itu seperti daun semanggi, sulit ditemukan tapi beruntung jika memilikinya (meski saya sendiri belum pernah melihat bentuk asli four leaf clover seperti apa tapi saya percaya memang seperti itulah sahabat).

Banyak artikel, kata-kata bijak, buku, novel, bahkan film yang dibuat berdasarkan kisah persahabatan. Saat-saat dimana kita masih mencari dan terus mencari arti dari kehidupan yang kita jalani, saat-saat dimana kita merasa menemukan seseorang untuk dicintai yang pada akhirnya menyakiti, saat-saat dimana sahabat menemani keterpurukan, saat-saat dimana kita tersadar bahwa malaikat itu ada dan berwujud seorang sahabat. Sahabat punya 1001 cara untuk membuat kita tertawa dan menangis disaat yang hampir bersamaan, membuat kita berpikir berasal dari planet mana sebenarnya sahabat ini. Dan selalu muncul disaat kita benar-benar butuh seseorang untuk bisa kita andalkan.

Sahabat berbagi cerita tentang apa saja. Kisah masa lalu yang penuh kepolosan dan tingkah khas, kisah yang sedang dialami saat ini yang diwarnai intrik, juga rencana masa depan yang bersemangat. Dan untuk point yang terakhir jika 'salah' memilih sahabat maka dia akan menyangka bahwa ada sesuatu yang lebih dari sekedar sahabat dalam rencana masa depan itu. Yang sudah sering disebutkan orang kebanyakan bahwa persahabatan antara dua jenis manusia yang berbeda akan berakhir dalam hubungan romantisme. Saya bukan skeptis, hanya saja masih harus dibuktikan apa benar begitu? Toh dari sekian banyak kisah sahabat jadi kekasih, masih  banyak kisah persahabatan yang tetap sahabat. And I have one. Me and my best friend still just best friend.

"If you're alone I'll be your shadow. If you want to cry, I'll be your shoulder. If you want a hug, I'll be your cutest teddy bear. If you need to be happy, I'll be your smile. But anytime you need a friend, I'll just be me."

Sahabat mengerti segala hal tentang kita. Mengetahui apa yang kita inginkan tanpa harus bertanya. Paham situasi kita tanpa harus melakukan survei. Dan meski terkadang menghibur dengan cara yang paling tidak menyenangkan sekali pun, mereka tetap memiliki tempat istimewa di hati kita. Sahabat memaafkan layaknya orang tua, bercanda layaknya kakak beradik, dan romantis dan perhatian layaknya seorang pecinta. :)

Best friend do anything for you whatever it takes, whenever you need, and wherever you are. They glad when you're happy, and care when you're sad. Meski butuh lebih dari sekedar perhatian untuk menjadi seorang sahabat sejati, tapi itulah yang perlu kita lakukan. Karena persahabatan bukan sekedar cerita tentang 2 orang atau lebih yang bersenang-senang bersama, menyusuri jalan sepi pada pukul 2 dini hari hanya untuk mencari sesuatu yang bisa dimakan, atau cerita tentang bagaimana dirimu begitu berkharisma menaklukan hati para penggemarmu, atau tentang mantan kekasihmu yang masih belum rela setelah melepasmu ke pasar bebas, atau cerita tentang kriteria pasangan hidupmu dan juga rencana masa depanmu yang seringkali berubah setiap jamnya, atau tentang menjadikanmu supir pribadi dan sekretaris pribadi, atau menjadi penonton setia saat kau mengeluarkan jurus maut menaklukan hati gadis-gadis diluar sana, atau tentang seseorang dari masa lalumu yang tiba-tiba muncul dengan fitnahan sahabatmu merebutmu dari mantan kekasihmu, atau mungkin tentang fitnahan yang menjadikan dirimu dan sahabatmu selebritis dadakan yang diikuti paparazzi karena kedekatan kalian yang luar biasa terlihat sangat ber-chemistry. ;P
Karena pada akhirnya entah kapan, cerita-cerita itu yang membuat kita merasa telah hidup diseparuh usia dan betapa bersyukurnya kita memiliki sahabat-sahabat yang benar-benar peduli bahwa hidup terlalu singkat untuk dihabiskan dengan orang-orang yang tidak tepat.

"Cos only true friend can see the truly you, can see your true smile, and truly care of you no matter what or whatever it takes."