Hiduplah Untuk Mencintai dan Mencintailah Untuk Tetap Hidup

Perjuangan adalah sesuatu yang kita butuhkan dalam hidup ini. Jika Tuhan memperbolehkan kita melewati hidup ini tanpa cobaan, hal itu justru akan membuat kita lemah. Kita tidak akan sekuat seperti yang kita harapkan dan tidak akan pernah menjadi elang yang terbang bebas membumbung dan menentang cobaan. Kesulitan yang akan kita temui hanyalah 1 dari sekian banyak cara Tuhan untuk membantu kita memperbaiki diri dengan belajar dari kesalahan...

Cinta itu menyembuhkan manusia baik yang memberi maupun yang menerima.. Karena mencintai adalah meletakkan kebahagiaan kita di dalam kebahagiaan orang-orang yang mencintai kita.. Kegembiraan sejati tidak berasal dari kemudaha yang menyertai kekayaan atau dari pujian-pujian, tetapi berasal dari melakukan sesuatu yang berguna...

Bila kita benar-benar sadar dan mengerti bahwa waktu kita di dunia terbatas, dan bahwa kita tidak punya cara untuk mengetahui kapan waktu kita habis, kita akan menghayati setiap hari dalam hidup kita seolah kita hanya hidup untuk hari itu saja..

Sabtu, 02 April 2011

Forever & For Always

Hmmm..... Hari ke-2 di bulan ke-4,,
Apa yang akan ku tulis yah..?? Tidak terlalu sibuk untuk keseharianku yang baru saja menyelesaikan tanggung jawab sbagai mahasiswa seminggu yang lalu... Tak bnyak yang brubah,, hanya mungkin beban baru (aku seharusnya tdak menyebutkannya beban) yang ada dalam kehidupan dan setiap helaan nafas...

Tanggung jawab sbagai seorang pemimpin dalam rumah yg diatas namakan diriku...
Tanggung jawab dan beban yang takkan pernah habis dan berhenti.. Semua berjalan sesuai alurnya.. Belajar sedikit demi sedikit untuk mengenal kepribadian adik2ku sendiri... Dari kebiasaan baik hingga kebiasaan buruk,, dari perilaku plus dan perilaku minus.. Saat ada masalah aku hnya bisa berkata inilah cobaannya,, inilah ujiannya,, apakah aku pantas bergelar "K A K A K" atau sebutan itu hanya sebatas sebutan belaka karena kau lahir lebih dulu... ^__^

"Tua itu pasti tapi dewasa itu pilihan"
Kita pasti bertambah tua,, tapi apakah kita bertambah dewasa..?? Dalam hal ini aku pun masih mempertanyakan apakah aku sudah dewasa ataukah aku hanya gadis kecil cucu kesayangan kakekku yang terperangkap dalam tubuh seorang berusia 22 tahun (menuju 23)...??? Sebenernya aku juga gak ngerti tuh dewasa tuh kaya apa... Hanya berusaha menjadi seorg kakak yg bisa slalu diandalkan dalam kondisi apa pun... Yang bisa dijadikan contoh dalam setiap kbaikan... (only wish)

"I Have Nothing"
Ya... Yaa... Yaaa.... Aku gak punya apa2.... Yang ay punya cuma badan dan pelengkap2nya... Yang udah d ksi sma Allah SWT... Dan semua itu real... Aku gak punya apa2,, klo punya juga pun itu cuma ttipan alias pinjaman dari yang punya...... >_<

Semua yang ada d badan neh cuma pinjeman,, dan yang punya itu bisa kapan aj minta dibalikin,, termasuk nafas yang udah 2 hari ini lumayan susah makenya... (kidding God) ^__^
Mungkin sedang diingatkan bahwa aku harus lebih menghargai hidup dan setiap helaan nafas karena sedetik pun itu sangat berharga...

Pesan babe :
"nak,, yang berhak sombong itu cuma Allah,, yang  berhak sangat berbangga itu hanya Allah,, yang berhak takabur juga cuma Allah... Kita senang dan bahagia karena berhasil boleh tapi jangan berlebihan... Bersyukur selalu atas semua nikmat dan anugerah itu yang penting... Saat susah jngan pernah putus asa,, karena ingat di Qur'an sudah ditulis "sesungguhnya setelah kesulitan ada kemudahan, setelah kesulitan ada kemudahan" dan janji Allah itu pasti tidak mungkin tidak ditepati... Sering2 bersyukur nak,, karena entah itu air mata atau tawa,, semua itu cobaan.. Saat sedih kita diuji apakah kita mampu tetap berserah pada Allah atas kesulitan itu atau tidak.. Saat senang kita diuji apakah kita lupa pada Sang Maha Pemberi ataukah tetap mengingat-Nya.. Tidak ada yang abadi di dunia ini nak,, semua akan kembali pada yang punya.."

Forever & For Always...
Kita mungkin tidak tau apa yang terjadi besok atau sedetik kemudian,,
Kita juga tidak bisa menentukkan takdir,,
Tapi...
Kita bisa dan harus berusaha sebaik mungkin sebelum takdir itu ditentukkan..
Because nothing is impossible even for mission impossible....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar