Hiduplah Untuk Mencintai dan Mencintailah Untuk Tetap Hidup

Perjuangan adalah sesuatu yang kita butuhkan dalam hidup ini. Jika Tuhan memperbolehkan kita melewati hidup ini tanpa cobaan, hal itu justru akan membuat kita lemah. Kita tidak akan sekuat seperti yang kita harapkan dan tidak akan pernah menjadi elang yang terbang bebas membumbung dan menentang cobaan. Kesulitan yang akan kita temui hanyalah 1 dari sekian banyak cara Tuhan untuk membantu kita memperbaiki diri dengan belajar dari kesalahan...

Cinta itu menyembuhkan manusia baik yang memberi maupun yang menerima.. Karena mencintai adalah meletakkan kebahagiaan kita di dalam kebahagiaan orang-orang yang mencintai kita.. Kegembiraan sejati tidak berasal dari kemudaha yang menyertai kekayaan atau dari pujian-pujian, tetapi berasal dari melakukan sesuatu yang berguna...

Bila kita benar-benar sadar dan mengerti bahwa waktu kita di dunia terbatas, dan bahwa kita tidak punya cara untuk mengetahui kapan waktu kita habis, kita akan menghayati setiap hari dalam hidup kita seolah kita hanya hidup untuk hari itu saja..

Selasa, 22 Februari 2011

Merapi Road Trip

Seharusnya saat ini saya sedang menyelesaikan kata pengantar, daftar pustaka, halaman motto dan halaman persembahan sbagai sentuhan akhir dari skripsi saya... Tapi seharian tadi saya dan sahabat2 seperjuangan saya melakukan perjalanan yang indah dan mengesankan...

Perjalanan meunuju lereng Merapi....
Semuanya tampak berbeda,, hutan yg dulu begitu rimbun dan teduh kini berubah menjadi sebuah lahan kosong seperti habis ditebang...

Tuhan mengingatkan kita dengan caranya.. Atau mungkin sedang memberikan azab pada kita yang telah durhaka terhadap segala nikmat yang tela Dia berikan...

Senyum, tawa, haru, bercampur menjadi satu saat menatap seluruh desa yang dulu begitu teduh dan tenteram berubah menjadi mencekam.. Tak ada yang ingin tertimpa musibah,, tapi itulah kehendakNya...











"KArena SetIaP yang hIduP itu pasti Mati,, dan Yang MatI itU pasTi akan dibaNgkitkAn KembaLi. Maka Berserahlah kita senantiasa kepada Sang Maha Berkehendak"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar